jual bibit jeruk santhang madu di nayya farm cileungsi

Tempat Jual Bibit buah Jeruk Santhang madu di Cileungsi, Gunung Putri, Cibubur, Klapanunggal, Bekasi, dan Jonggol

Nayya Farm Cileungsi menyediakan berbagai jenis bibit buah unggul di antaranya:
– Jeruk santang madu
– jeruk nagami
– jeruk dekopon
– jeruk lemon california
– durian musangking
– durian ochee
– durian monthong
– durian bawor
– rambutan binjai
– rambutan rapiah
– kelengkeng merah
– kelengkeng matalada
– kelengkeng new kristal
– mangga kiojay
– mangga mahatir
– mangga manalagi
– alpukat aligator
– alpukat miki
– alpukat mentega
– pucuk merah
– anthurium, media tanam, dll

Dengan menanan bibit buah disekitar rumah ataupun di kebun, semoga menjadikan suatu amal jariyah buat kita semua. Jadi banyak manfaat yang akan kita dapatkan jika merwatnya dengan baik sampai menghasilkan buah yang diharapkan.

Jeruk adalah salah satu buah yang sangat populer karena rasanya yang manis dan asam. Buah ini juga memiliki banyak manfaat untuk kesehatan karena kandungan vitamin dan mineralnya yang tinggi, terutama vitamin C.


Salah satu varian buah jeruk yang paling populer adalah jeruk Santang Madu. Warna buahnya yang kuning-oranye yang mencolok, kontras dengan warna daunnya yang hijau segar, membuat tanaman ini tidak hanya ramai dibudidayakan di perkebunan, tetapi juga cantik untuk menghiasi halaman rumah.

Tidak perlu lahan yang luas, cukup dengan pot saja Anda sudah bisa memiliki pohon jeruk honeysuckle sendiri di rumah. Walaupun ditanam sebagai sebuah tanaman hias, karena Jeruk Santang Madu termasuk sebuah tanaman buah, tentunya Anda juga ingin tanaman ini cepat berbuah bukan? Berikut ini adalah tips sukses dalam menanam jeruk  Santang madu dalam pot agar cepat berbuah dan tumbuh sehat.

Langkah Menanam bibit santang madu

PERSIAPAN BIBIT
Bibit tanaman merupakan hal salah satu hal yang sangat menentukan keberhasilan budidayanya, maka dari itu pilihlah bibit yang kita tahu persis sifat-sifatnya, sehat, dan juga bebas dari hama dan penyakit tanaman.

Sebaiknya pilihlah bibit hasil perbanyakan vegetatif seperti cangkok, grafting/sambung pucuk ataupun okulasi. Kelebihan bibit hasil vegetatif yaitu sifat tanamannya bisa dipastikan, karena sama dengan sifat induknya. Selain itu, bibit jeruk santang madu hasil perbanyakan vegetatif lebih cepat berbuah.

Langkah Menanam Jeruk Santang di Tanah
Pembuatan lubang tanam harus dipersiapkan dengan baik dan benar. Lubang tanam sangat menentukan perkembangan awal bibit jeruk santang madu setelah ditanam di lahan, karena media tanam pada lubang tanam merupakan tumpuan hidup pada awal masa pertumbuhan bibit tanaman jeruk santang madu di lahan.

Buat lubang tanam dengan ukuran 40x40x40 cm, semakin lebar dan dalam akan semakin baik, mengapa demikian? karena dengan ukuran yang lebih lebar maka media tanam yang dimasukkan pada lubang tanam akan lebih banyak sehingga cadangan makanan yang dibutuhkan untuk perkembangan awal bibit jeruk santang madu juga lebih banyak dan juga akar akan lebih leluasa.

Berikan pupuk dasar berupa pupuk kandang atau kompos, NPK, Urea dan kapur dolomit pada dasar lubang tanam dengan cara menaburkannya hingga merata. Untuk menanam lebih dari satu pohon, jarak antar lubang tanamnya adalah 3 meter.

Letakkan bibit tepat di tengah-tengah lubang tanam, buka polybagnya, lakukan dengan hati-hati dan usahakan media tanam dalam polybag tidak pecah tujuannya adalah agar setelah ditanam tanaman tidak stres.

Atur peletakan agar tanaman tegak lurus/tidak miring, timbun dengan media tanam yang tersisa hingga pangkal batang. Buat gundukan pada pangkal batang tanaman agar lebih tinggi dari permukaan tanah sekitar, tujuannya adalah agar pada saat musim hujan tidak terdapat genangan air di sekitar tanaman yang dapat menyebabkan busuknya akar.

Untuk menimbunnya jika ada sebaiknya gunakan tanah bakaran agar tanaman lebih subur. Padatkan perlahan media tanam di sekitar pangkal batang, pastikan tanaman sudah kuat tertopang, kemudian siram dengan air untuk mempertahankan kelembaban.

Langkah Menanan Jeruk Santang Madu di Pot
Langkah menanam jeruk Santang madu pada pot dimulai dengan menutup lubang di dasar pot dengan ubin. Taburi dengan campuran kerikil dan pasir, lalu tambahkan media tanam ke 1/3 pot. Keluarkan bibit dari polybag, potong sebagian akarnya. Jika akar bibit terlalu panjang, sisakan hanya setengah dari panjang aslinya.

Tempatkan bibit tepat pada tengah pot, lalu isi kembali dengan sisa media tanam hingga pot penuh. Taburi dengan sedikit air agar tanah sedikit padat. Tanaman jeruk madu-gula membutuhkan setidaknya 5 jam sinar matahari per hari. Tempatkan tanaman di tempat yang tidak terlindung dari sinar matahari langsung untuk mendapatkan sinar matahari yang cukup.

Seperti tanaman lainnya, jeruk madu membutuhkan penyiraman dengan secara teratur setidaknya dua kali sehari, terutama pada bulan-bulan kering. Pada musim hujan intensitas penyiraman dapat disesuaikan dengan cuaca.

Untuk memicu pertumbuhan dan mempercepat proses pemupukan, lakukan pemupukan rutin setiap 4 bulan sekali dengan NPK mulai dari dosis 25 gram per tanaman di tahun pertama. Seiring bertambahnya usia tanaman, dosis ini perlu ditingkatkan menjadi 50 gram pada tahun kedua, 100 gram pada tahun ketiga, dan seterusnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *